Kurikulum Sertifikasi Registrasi Peserta Roadmap Saya Sertifikat Saya Paket Prompt Library FAQ Portofolio Rendy Daftar Mentoring
Modul 03 · Fase 1 · Fondasi

Funnel, Customer Journey & Offer

Petakan perjalanan pelanggan dari pertama kenal sampai jadi pelanggan setia, temukan bottleneck terbesar, dan rancang offer yang sulit ditolak.

3 jam 5 pelajaran 3 prompt AI Level: Pemula – Menengah Progres: 0% Post-test: belum
Unduh slide modul (PDF)Materi presentasi modul ini untuk dibaca offline atau dicetak.

Setelah modul ini kamu bisa

  • Menjelaskan model funnel AARRR dan TOFU–MOFU–BOFU
  • Memetakan customer journey lengkap dengan touchpoint dan emosi
  • Menghitung konversi tiap tahap funnel dan menemukan bottleneck
  • Merancang offer dengan value equation dan risk reversal
  • Menyusun funnel full-stack untuk bisnis sendiri

Tools yang dipakai

Google SheetsFigJam / Miro / Canva WhiteboardChatGPT / Claude
Hasil akhir (deliverable)Peta funnel + kalkulator konversi di Google Sheets + 1 offer utama yang sudah dirancang
Daftar pelajaran 0/5
  1. 03.1 · Model funnel: AARRR dan TOFU–MOFU–BOFU
  2. 03.2 · Customer journey mapping
  3. 03.3 · Kalkulator funnel & mencari bottleneck
  4. 03.4 · Merancang offer yang sulit ditolak
  5. 03.5 · Funnel full-stack: konten & kanal per tahap
  6. Checklist modul
  7. Post-test (penilaian)

Funnel adalah cara paling sederhana untuk melihat bisnis sebagai sistem. Setiap orang yang akhirnya membeli melewati serangkaian tahap — dan di setiap tahap, sebagian orang "bocor". Tugas full-stack marketer adalah menemukan kebocoran terbesar dan menambalnya.

Pelajaran 03.1

Model funnel: AARRR dan TOFU–MOFU–BOFU

AARRR (pirate metrics)

TahapPertanyaanContoh metrik Kopi Senja
AcquisitionDari mana orang datang?Pengunjung toko online per kanal
ActivationApakah mereka merasakan nilai pertama?Menambah ke keranjang, chat pertama, beli sampler
RetentionApakah mereka kembali?% pelanggan beli ulang dalam 60 hari
ReferralApakah mereka mengajak orang lain?Jumlah order dari kode referral
RevenueApakah kita menghasilkan uang secara sehat?Revenue, margin, LTV:CAC

TOFU–MOFU–BOFU (untuk merencanakan konten)

  • TOFU (Top of Funnel) — orang belum sadar butuh produkmu. Konten edukatif & menghibur: "5 kesalahan bikin kopi susu di rumah".
  • MOFU (Middle) — orang sadar masalah dan membandingkan solusi. Konten pembanding & bukti: "Kopi bubuk vs biji: mana yang cocok untuk pemula?", testimoni, demo.
  • BOFU (Bottom) — orang siap membeli, butuh alasan terakhir. Offer, garansi, promo terbatas, FAQ, kemudahan checkout.
Catatan

Bisnis di Indonesia sering punya tahap tambahan yang penting: chat. Banyak pembeli bertanya lewat WhatsApp atau chat marketplace sebelum membeli. Untuk bisnis bernilai tinggi (otomotif, properti, pendidikan), tahap chat → follow-up → closing bisa menjadi penentu utama.

Pelajaran 03.2

Customer journey mapping

Funnel menunjukkan angka; customer journey menunjukkan pengalaman. Peta journey membantu kamu melihat apa yang dipikirkan dan dirasakan pelanggan di setiap tahap.

Kolom peta journey

TahapTindakan pelangganTouchpointPikiran/pertanyaanEmosiPeluang
SadarLihat video resep kopi di TikTokTikTok FYP"Kayaknya enak, bisa bikin sendiri?"PenasaranVideo resep dengan produk kita
MempertimbangkanCari "kopi susu rumahan enak"Google, marketplace"Mana yang nggak asam?"BingungPanduan memilih rasa, artikel SEO
MembeliChat tanya, lalu checkoutWhatsApp, Shopee"Kalau nggak cocok gimana?"RaguGaransi tukar rasa, balas < 5 menit
MenggunakanSeduh pertama kaliKemasan, kartu resep"Takarannya berapa?"Cemas/senangQR ke video tutorial
LoyalBeli ulangWhatsApp, email"Kopi habis, beli lagi di mana?"PuasPengingat beli ulang hari ke-21
Prompt AI
Peta customer journey dari persona
Gunakan persona berikut:
[TEMPEL PERSONA JTBD DARI MODUL 01]

Bisnis: [DESKRIPSI BISNIS + KANAL PENJUALAN]

Buat peta customer journey dalam tabel dengan tahap: Sadar, Mempertimbangkan, Membeli, Menggunakan, Loyal, Merekomendasikan.
Kolom: tindakan pelanggan, touchpoint (kanal spesifik), pikiran/pertanyaan dalam bahasa pelanggan, emosi, hambatan, dan peluang untuk kita.
Setelah tabel, tunjukkan 3 "moment of truth" — titik di mana pelanggan paling mungkin batal — dan usulkan 2 perbaikan konkret untuk masing-masing.
Pelajaran 03.3

Kalkulator funnel & mencari bottleneck

Ini keterampilan yang membedakan marketer biasa dengan growth marketer: menghitung.

Bangun kalkulator di Google Sheets

TahapJumlahKonversi dari tahap sebelumnya
Pengunjung10.000—
Lihat produk4.00040%
Tambah ke keranjang / chat60015%
Checkout24040%
Bayar19280%

Rumus kolom konversi: =B3/B2 (format persen).

Cara menemukan bottleneck

  1. Bandingkan dengan benchmark — dari periode sebelumnya, kompetitor, atau standar industri. Benchmark berbeda per industri, jadi patokan terbaik adalah data historis kamu sendiri.
  2. Simulasikan perbaikan — naikkan setiap tahap 20% satu per satu dan lihat dampaknya ke jumlah order akhir.
  3. Pertimbangkan usaha — perbaikan mana yang paling murah dan cepat?
Bottleneck nyata: dari sistem dealer motor

Dalam pengalaman Rendy membangun kanal SEO untuk dealer motor, trafik bukan masalah utama. Kebocoran terbesar ada di antara lead masuk dan follow-up telesales. Solusinya bukan menambah konten, tapi sistem: lead scoring agar telesales menghubungi lead terbaik lebih dulu, SLA waktu follow-up, dan dashboard live agar semua orang melihat apa yang berhasil. Hasilnya, kanal yang sama tumbuh dari 4 menjadi 81 unit per bulan.

Pelajaran: sebelum menambah traffic, pastikan sistem di bawahnya bisa mengonversi.

Prompt AI
Diagnosis bottleneck funnel
Kamu adalah growth analyst. Berikut data funnel bisnis saya 30 hari terakhir:
[TEMPEL TABEL: tahap, jumlah]

Data periode sebelumnya (jika ada): [TEMPEL]
Bisnis: [DESKRIPSI], AOV: [Rp], margin: [%]

1. Hitung konversi tiap tahap.
2. Simulasikan: jika masing-masing tahap naik 20% (satu per satu), berapa tambahan order dan revenue?
3. Identifikasi bottleneck terbesar dan berikan 5 hipotesis penyebab yang bisa saya cek.
4. Untuk tiap hipotesis, sarankan 1 eksperimen murah yang bisa dijalankan dalam 2 minggu dan metrik keberhasilannya.
Tampilkan hasil simulasi dalam tabel.
Pelajaran 03.4

Merancang offer yang sulit ditolak

Offer bukan sekadar harga atau diskon. Offer adalah seluruh paket yang kamu tawarkan: produk, bonus, garansi, kemudahan, dan urgensi.

Value equation

Nilai = (Hasil impian × Kemungkinan berhasil yang dirasakan) ÷ (Waktu tunggu × Usaha & pengorbanan)

Empat tuas untuk menaikkan nilai tanpa memotong harga:

  1. Perbesar hasil impian — jual hasilnya ("kopi susu ala kafe tiap pagi"), bukan produknya ("biji kopi 200 g").
  2. Naikkan keyakinan — testimoni, demo, garansi, angka.
  3. Perpendek waktu — pengiriman cepat, hasil terlihat di hari pertama.
  4. Kurangi usaha — paket lengkap, panduan, "tidak perlu alat mahal".

Komponen offer

KomponenContoh Kopi Senja
IntiPaket Sampler 4 rasa × 50 g
BonusKartu resep 5 minuman + akses video tutorial
Risk reversalGaransi tukar rasa jika tidak cocok
Urgensi/kelangkaan (jujur)Batch sangrai Jumat ini terbatas 100 paket
KemudahanKirim 48 jam, bisa COD, bisa chat untuk pilih rasa
Langkah selanjutnyaVoucher 15% untuk pembelian 200 g rasa favorit
Hati-hati

Urgensi palsu ("sisa 2 stok!" padahal tidak) merusak kepercayaan dan bisa melanggar aturan perlindungan konsumen. Gunakan urgensi yang nyata: batch produksi, kuota layanan, periode promo yang benar-benar berakhir.

Prompt AI
Rancang dan perkuat offer
Kamu adalah ahli offer design. Bisnis saya: [DESKRIPSI]
Persona target: [RINGKAS]
Keberatan utama pelanggan (dari VoC): [DAFTAR]
Produk yang ingin ditawarkan: [PRODUK + HARGA + MARGIN]

1. Evaluasi offer saat ini dengan value equation (hasil, keyakinan, waktu, usaha) — skor 1–5 masing-masing.
2. Usulkan 3 versi offer yang lebih kuat tanpa menurunkan harga lebih dari 10%. Untuk tiap versi: inti, bonus, risk reversal, urgensi yang jujur, dan nama offer yang menarik.
3. Hitung dampak ke margin untuk setiap bonus/garansi.
4. Rekomendasikan 1 versi untuk diuji pertama dan jelaskan alasannya.
Pelajaran 03.5

Funnel full-stack: konten & kanal per tahap

Sekarang gabungkan semuanya: setiap tahap funnel butuh konten, kanal, dan metrik yang berbeda.

TahapTujuanKanal utamaKontenMetrik
TOFUDikenal oleh orang yang tepatTikTok, Reels, YouTube Shorts, artikel SEO informasionalTips, resep, behind the sceneReach, view rate, followers
MOFUDipertimbangkanSEO, Instagram, retargeting ads, emailPerbandingan, testimoni, demoKlik, waktu baca, chat masuk
BOFUDipilihSearch ads, marketplace, landing page, WhatsAppOffer, garansi, FAQConversion rate, CPA
RetensiDibeli lagiWhatsApp, email, memberPengingat, resep baru, promo memberRepeat rate, LTV
ReferralDirekomendasikanWhatsApp, komunitasProgram referral, UGCOrder dari referral

Kanal-kanal ini akan kita bedah satu per satu di Modul 04–10.

Tugas Modul 03
  1. Buat peta customer journey untuk persona prioritasmu (pakai prompt di atas, lalu revisi dengan pengetahuanmu sendiri).
  2. Bangun kalkulator funnel di Google Sheets dengan data nyata (atau estimasi jujur). Temukan 1 bottleneck terbesar.
  3. Rancang 1 offer utama dengan value equation: inti, bonus, risk reversal, urgensi jujur.
  4. Isi tabel funnel full-stack: untuk tiap tahap, tentukan 1 kanal utama, 2 ide konten, dan 1 metrik.

Checklist modul

Centang yang sudah kamu kerjakan. Kalau semua tercentang, kamu siap lanjut ke modul berikutnya.

Penilaian utama modul

Post-test Modul 03

10 soal studi kasus & hitungan. Lulus minimal 80%. Nilai terbaikmu dipakai untuk sertifikat.

Belum dikerjakan
  • Urutan soal dan pilihan jawaban diacak setiap percobaan.
  • Kunci jawaban & pembahasan baru muncul setelah kamu mengumpulkan.
  • Boleh mengulang kapan saja — sebaiknya baca ulang pelajaran yang salah dulu.

Mau deliverable modul ini di-review langsung?

Di Mentoring 1:1, setiap tugas kamu dapat feedback tertulis, dibahas di sesi video dengan Rendy, dan dihitung untuk sertifikat terverifikasi.

Lihat Mentoring 1:1