Kurikulum Sertifikasi Registrasi Peserta Roadmap Saya Sertifikat Saya Paket Prompt Library FAQ Portofolio Rendy Daftar Mentoring
Modul 01 · Fase 1 · Fondasi

Riset Pasar, Persona & Positioning

Kenali pelanggan lebih baik dari kompetitor: riset pasar cepat dengan AI, persona berbasis Jobs-to-be-Done, dan positioning yang membuat brand mudah dipilih.

3,5 jam 5 pelajaran 4 prompt AI Level: Pemula – Menengah Progres: 0% Post-test: belum
Unduh slide modul (PDF)Materi presentasi modul ini untuk dibaca offline atau dicetak.

Setelah modul ini kamu bisa

  • Melakukan riset pasar & kompetitor dalam satu hari dengan bantuan AI
  • Mengumpulkan voice of customer dari review, komentar, dan chat
  • Menyusun persona berbasis Jobs-to-be-Done, bukan demografi semata
  • Menulis positioning statement dan value proposition yang tajam
  • Menyusun messaging house untuk dipakai di semua kanal

Tools yang dipakai

ChatGPT / ClaudePerplexityGoogle TrendsShopee / TokopediaGoogle Maps ReviewsGoogle Sheets
Hasil akhir (deliverable)Dokumen strategi 1 halaman: 2 persona JTBD, peta kompetitor, positioning statement, dan messaging house
Daftar pelajaran 0/5
  1. 01.1 · Riset pasar cepat: 4 pertanyaan, 1 hari
  2. 01.2 · Voice of customer: dengarkan bahasa pelanggan
  3. 01.3 · Persona berbasis Jobs-to-be-Done
  4. 01.4 · Peta kompetitor & alternatif
  5. 01.5 · Positioning, value proposition & messaging house
  6. Checklist modul
  7. Post-test (penilaian)

Semua taktik marketing — konten, iklan, SEO — akan sia-sia kalau kita salah memahami siapa yang kita ajak bicara dan kenapa mereka harus memilih kita. Modul ini adalah fondasi yang akan kamu pakai di setiap modul berikutnya.

Pelajaran 01.1

Riset pasar cepat: 4 pertanyaan, 1 hari

Riset pasar tidak harus berbulan-bulan dan mahal. Untuk keputusan marketing sehari-hari, kamu cukup menjawab empat pertanyaan dengan data yang cukup baik:

  1. Seberapa besar dan bergerak ke mana pasarnya? — Apakah permintaan naik, stabil, atau turun? Musiman atau tidak?
  2. Siapa yang membeli dan kenapa? — Segmen apa yang paling sering membeli, dan apa pemicunya?
  3. Siapa alternatifnya? — Bukan hanya kompetitor langsung, tapi semua cara lain pelanggan menyelesaikan masalah yang sama.
  4. Di mana celahnya? — Kebutuhan apa yang belum dilayani dengan baik?

Sumber data gratis yang sering terlupakan

SumberYang bisa kamu dapatCara pakai
Google TrendsTren minat & musiman, perbandingan kata kunci per provinsiBandingkan 3–5 istilah, lihat 5 tahun terakhir
Marketplace (Shopee, Tokopedia, TikTok Shop)Harga pasar, jumlah terjual, reviewUrutkan "terlaris", catat 10 produk teratas
Google MapsReview bisnis lokal, jam ramaiBaca review kompetitor lokal bintang 2–4
Kolom komentar TikTok/IG/YouTubePertanyaan & keberatan spontanCari video populer di niche kamu
Forum & grup (Facebook Group, Reddit, Kaskus)Masalah mendalam, bahasa asli pelangganCari "rekomendasi [produk]"
Meta Ad LibraryIklan aktif kompetitorLihat iklan yang sudah lama berjalan — biasanya yang berhasil
Chat & data penjualan sendiriPertanyaan berulang, produk terlarisEkspor 3 bulan terakhir
Tips Praktis

Iklan kompetitor yang sudah berjalan lebih dari 30–60 hari di Meta Ad Library hampir pasti menguntungkan — kalau tidak, mereka sudah mematikannya. Pelajari hook, offer, dan format visualnya.

Memakai AI untuk riset — dengan aman

AI sangat membantu untuk menyusun kerangka riset, merangkum data dalam jumlah besar, dan menghasilkan hipotesis. Tapi AI bisa mengarang angka dan fakta. Aturan praktisnya:

  • Pakai alat yang menampilkan sumber (Perplexity, ChatGPT/Gemini dengan pencarian web) untuk fakta pasar, lalu klik sumbernya.
  • Untuk analisis, berikan data yang kamu kumpulkan sendiri (review, komentar, chat), lalu minta AI merangkum.
  • Perlakukan output AI sebagai hipotesis yang harus diuji, bukan kesimpulan.
Prompt AI
Kerangka riset pasar 1 hari
Kamu adalah analis riset pasar untuk bisnis di Indonesia.

Bisnis saya: [DESKRIPSI SINGKAT BISNIS, PRODUK, HARGA]
Lokasi/pasar: [KOTA / NASIONAL]
Tujuan riset: [CONTOH: MEMUTUSKAN SEGMEN UTAMA UNTUK KAMPANYE Q1]

Buat rencana riset 1 hari yang menjawab 4 pertanyaan: ukuran & arah pasar, siapa pembeli & kenapa, alternatif yang dipakai pelanggan, dan celah pasar.
Untuk setiap pertanyaan berikan:
1. Sumber data gratis spesifik yang bisa saya cek (sebutkan kata kunci pencarian yang harus saya ketik)
2. Data apa yang harus dicatat
3. Cara menyimpulkannya
Jangan menebak angka pasar. Kalau butuh angka, sebutkan di mana saya bisa memverifikasinya.
Pelajaran 01.2

Voice of customer: dengarkan bahasa pelanggan

Voice of customer (VoC) adalah kumpulan kata-kata asli pelanggan tentang masalah, keinginan, dan keraguan mereka. Ini bahan paling berharga untuk copywriting, karena pelanggan membeli saat mereka merasa "ini gue banget".

Cara mengumpulkan 50 kutipan dalam 2 jam

  1. Buka 5 produk kompetitor terlaris di marketplace. Salin review bintang 2, 3, dan 4 — biasanya paling detail.
  2. Buka 3–5 video populer di niche kamu. Salin komentar yang berisi pertanyaan atau keluhan.
  3. Ekspor chat WhatsApp/DM bisnis sendiri (kalau ada). Salin pertanyaan yang berulang.
  4. Tempel semua ke Google Sheets dengan kolom: Kutipan | Sumber | Tipe (masalah/keinginan/keberatan/pujian).

Analisis VoC dengan AI

Setelah terkumpul, AI sangat cepat menemukan pola.

Prompt AI
Analisis voice of customer
Berikut kumpulan kutipan asli pelanggan (review, komentar, chat) untuk kategori [KATEGORI PRODUK]:

[TEMPEL 50–200 KUTIPAN DI SINI]

Analisis dan kelompokkan menjadi:
1. **Masalah/pain utama** — 5 teratas, urutkan dari yang paling sering muncul. Sertakan 2 kutipan asli sebagai bukti untuk masing-masing.
2. **Hasil yang diinginkan** — apa yang sebenarnya mereka cari (bukan fitur, tapi perubahan dalam hidup mereka).
3. **Keberatan sebelum membeli** — keraguan yang membuat orang menunda.
4. **Kata & frasa khas** — istilah yang sering dipakai pelanggan (bukan bahasa marketing).
5. **Celah** — keluhan tentang kompetitor yang bisa jadi keunggulan kita.
Hanya gunakan data dari kutipan di atas. Jangan menambah asumsi tanpa menandainya sebagai [ASUMSI].
VoC Kopi Senja

Dari 80 review kopi bubuk dan biji kopi di marketplace, pola yang muncul:

  • Pain: "kopinya asam banget padahal nggak suka asam", "nggak ngerti bedanya arabika robusta", "beli 1 kg basi sebelum habis".
  • Hasil yang diinginkan: "ngopi enak di rumah kayak di kafe", "hemat daripada beli kopi susu tiap hari".
  • Keberatan: "takut nggak cocok rasanya", "harus punya alat seduh mahal?".
  • Kata khas: "nggak asam", "body tebal", "kopi susu rumahan", "seduh pakai V60".

Insight: banyak pembeli pemula bingung memilih rasa dan takut kemasan besar basi. Ini celah untuk "paket sampler 4 × 50 gram" dan panduan memilih rasa.

Pelajaran 01.3

Persona berbasis Jobs-to-be-Done

Persona tradisional berbunyi seperti: "Rina, 28 tahun, karyawan swasta di Jakarta, suka traveling." Masalahnya, data ini hampir tidak membantu menulis iklan. Ribuan orang cocok dengan deskripsi itu tapi membeli karena alasan yang berbeda.

Jobs-to-be-Done (JTBD) melihat pelanggan dari sisi lain: dalam situasi apa mereka "mempekerjakan" produk kita, dan hasil apa yang mereka harapkan.

Format job statement

Ketika [situasi], saya ingin [motivasi], sehingga [hasil yang diharapkan].

Contoh: "Ketika saya kerja dari rumah dan mulai ngantuk jam 2 siang, saya ingin membuat kopi susu yang enak dalam 5 menit, sehingga saya tetap fokus tanpa harus keluar beli dan menghabiskan Rp30.000 sehari."

Template persona JTBD

KomponenIsi
Nama personaNama yang mudah diingat tim, misal "Si Pekerja Rumahan"
Job utamaJob statement lengkap
PemicuKejadian yang membuat mereka mulai mencari solusi
PainHal yang membuat frustrasi dengan cara lama
Hasil yang diinginkanFungsional, emosional, dan sosial
KeberatanAlasan mereka ragu membeli
Alternatif saat iniApa yang mereka pakai sekarang
KanalDi mana mereka mencari informasi & membeli
Kata kunci khasBahasa asli dari VoC
Prompt AI
Susun persona JTBD dari data VoC
Gunakan hasil analisis voice of customer berikut:
[TEMPEL HASIL ANALISIS VOC]

Bisnis: [DESKRIPSI BISNIS]

Susun 2 persona berbasis Jobs-to-be-Done yang paling berbeda satu sama lain (berbeda situasi dan motivasi, bukan hanya usia).
Untuk masing-masing isi tabel: nama persona, job statement (format "Ketika... saya ingin... sehingga..."), pemicu, pain, hasil yang diinginkan (fungsional/emosional/sosial), keberatan, alternatif saat ini, kanal, dan 5 kata kunci khas.
Lalu jelaskan: persona mana yang sebaiknya diprioritaskan untuk 3 bulan ke depan dan kenapa (pertimbangkan ukuran segmen, daya beli, dan seberapa cocok dengan produk kami).
Pelajaran 01.4

Peta kompetitor & alternatif

Kompetitor kamu bukan hanya brand yang menjual produk serupa. Untuk Kopi Senja, alternatifnya termasuk: kedai kopi susu kekinian, kopi sachet, kopi kapsul, bahkan "tidak minum kopi dan minum teh".

Tabel perbandingan kompetitor

Buat tabel di Google Sheets dengan kolom berikut untuk 5–8 kompetitor:

KolomContoh isi
Nama & kanal utamaKopi X — Shopee & Instagram
Target utamaPemula kopi susu rumahan
Rentang hargaRp65.000–Rp95.000 / 200 g
Pesan utama"Kopi susu kafe di rumah"
KeunggulanKemasan menarik, review 4,9
Kelemahan (dari review)Sering telat kirim, rasa terlalu pahit
OfferGratis ongkir min. Rp100.000
Konten yang performanya bagusVideo "resep es kopi susu 3 bahan"

Peta posisi (perceptual map)

Pilih dua dimensi yang paling penting bagi pelanggan (bukan bagi kamu), misalnya harga dan kemudahan untuk pemula. Letakkan semua kompetitor di peta 2×2. Ruang kosong yang masih diinginkan pelanggan adalah peluang positioning.

Hati-hati

Jangan memilih dimensi yang tidak dipedulikan pelanggan. "Biji kopi dari ketinggian 1.600 mdpl" penting bagi barista, tapi mungkin tidak bagi pemula yang hanya ingin kopi susu enak. Kembalikan ke data VoC.

Pelajaran 01.5

Positioning, value proposition & messaging house

Positioning statement

Positioning adalah posisi yang ingin kamu tempati di kepala pelanggan. Tulis dengan template klasik ini (untuk internal, bukan untuk iklan):

Untuk [target persona] yang [job/kebutuhan], [brand] adalah [kategori] yang [manfaat utama]. Tidak seperti [alternatif utama], kami [pembeda dengan bukti].

Positioning Kopi Senja

Untuk pekerja rumahan dan pemula kopi yang ingin kopi susu enak tanpa ribet, Kopi Senja adalah roastery lokal yang membuat ngopi di rumah semudah dan seenak di kafe. Tidak seperti kopi bubuk supermarket yang pahit dan cepat basi, kami menyangrai setiap minggu, mengirim dalam 48 jam setelah sangrai, dan memberi panduan rasa yang sesuai seleramu — dengan garansi tukar kalau tidak cocok.

Value proposition

Value proposition adalah versi publik yang singkat. Formula sederhana: Hasil yang diinginkan + dalam waktu/usaha tertentu + tanpa pain utama.

Contoh: "Kopi susu ala kafe di rumah dalam 5 menit — tanpa pahit, tanpa alat mahal."

Messaging house

Messaging house menjaga semua orang (tim konten, iklan, admin chat) berbicara dengan pesan yang sama.

BagianIsi Kopi Senja
Atap — pesan intiKopi susu ala kafe di rumah, tanpa ribet
Pilar 1 — MudahPanduan rasa, resep 3 bahan, tanpa alat mahal
Pilar 2 — SegarDisangrai mingguan, dikirim ≤48 jam setelah sangrai
Pilar 3 — HematRp4.000 per gelas vs Rp25.000 di kedai
Fondasi — bukti2.000+ review 4,9 bintang, garansi tukar rasa, tanggal sangrai di kemasan
Prompt AI
Uji dan pertajam positioning
Kamu adalah konsultan brand strategy yang kritis dan jujur.

Ini positioning statement saya:
[TEMPEL POSITIONING STATEMENT]

Persona target: [RINGKASAN PERSONA]
Kompetitor utama: [3 KOMPETITOR + PESAN UTAMA MEREKA]

Evaluasi dengan skor 1–5 untuk: kejelasan, relevansi bagi persona, perbedaan dari kompetitor, dan kekuatan bukti.
Untuk setiap skor di bawah 4, jelaskan masalahnya dan berikan 2 alternatif kalimat yang lebih baik.
Lalu turunkan menjadi:
- 3 opsi value proposition publik (maksimal 12 kata)
- Messaging house: 1 pesan inti, 3 pilar, dan bukti yang dibutuhkan untuk setiap pilar
Tandai bukti yang belum kami miliki sebagai [PERLU DIBUKTIKAN].
Tugas Modul 01 — Dokumen strategi 1 halaman

Gunakan bisnis kamu sendiri (atau Kopi Senja):

  1. Kumpulkan minimal 50 kutipan VoC di Google Sheets, lalu analisis dengan prompt VoC.
  2. Buat tabel 5 kompetitor/alternatif dan satu peta posisi 2×2.
  3. Tulis 2 persona JTBD dan tentukan satu persona prioritas.
  4. Tulis positioning statement, 3 opsi value proposition, dan messaging house.
  5. Uji value proposition dengan 3 orang yang cocok dengan persona: tanyakan "Menurutmu ini produk apa dan untuk siapa?" Kalau jawabannya meleset, revisi.

Satukan semuanya dalam satu halaman Google Docs. Dokumen ini akan kamu pakai di semua modul berikutnya.

Checklist modul

Centang yang sudah kamu kerjakan. Kalau semua tercentang, kamu siap lanjut ke modul berikutnya.

Penilaian utama modul

Post-test Modul 01

10 soal studi kasus & hitungan. Lulus minimal 80%. Nilai terbaikmu dipakai untuk sertifikat.

Belum dikerjakan
  • Urutan soal dan pilihan jawaban diacak setiap percobaan.
  • Kunci jawaban & pembahasan baru muncul setelah kamu mengumpulkan.
  • Boleh mengulang kapan saja — sebaiknya baca ulang pelajaran yang salah dulu.

Mau deliverable modul ini di-review langsung?

Di Mentoring 1:1, setiap tugas kamu dapat feedback tertulis, dibahas di sesi video dengan Rendy, dan dihitung untuk sertifikat terverifikasi.

Lihat Mentoring 1:1